Tuesday, 26 February 2008

Akhi Adian Husaini, Jangan Picik, Memandang Suatu Masalah dari Satu Sudut Saja

video

Akhi Adian. Sudah banyak sekali Catatan Kebentian Akhir Pekanmu mengumandangkan permusuhan yang sia-sia ke semua orang yang kau pandang menistakan Islam. Sebaiknya akhi berkaca dahulu, mana yang sebenarnya menistakan orang, apakah orang yang dengan tulus ikhlas ingin mengibarkan bendera Islam yang penuh cinta damai, atau Islam versimu yang selalu berteriak lantang penuh kebencian, mengkafirkan orang yang hanis seperti Cak Nur, Gus Dur, Amien Rais, Syafii Maarif.

Kalau kau benci Ulil dan JIL, sampaikanlah dengan penuh kesantunan. Ana juga tidak suka dengan cara JIL menyebarkan pahamnya. Apalagi Ulil yang selalu datang dengan membawa ide-ide aneh yang tidka produktif.

Ana adalah pendukung perlunya Islam yang progresif, menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. Zaman saat ini sudah berubah dibandingkan 1400 tahun lalu. Banyak tafsir yang perlu diperbaiki. Ana baca buku Nasr Hamid Abu Zayd, dan tidak merasa ada sesuatu yang aneh dengan pemikirannya. Justru akhi Adian yang dengan sok tahu mengkafirkan Nasr.

Karena itu, ana ingin menasihati akhi Adian Husaini, pandanglah suatu persoalan itu dari berbagai segi. Jangan dari satu sudut pandang yang sangat picik seperti yang antum lakukan, berkhotbah kesana kemari dengan memfitnah membawa ayat-ayat suci. Apa bedanya antum dengan Ahmad Dhani yang selalu menistakan istrinya dengan membawa-bawa ayat-ayat, sementara kelakuannya seperti mucikari?

Bertobatlah wahai saudaraku Adian Husaini

3 comments:

We Are Free Thinks said...

Bos, saya liat anda punya pandangan yang bagus, saya pengen tau pemikiran anda dengan mengunjungi blog baru saya di http://wearefreethinks.blogspot.com/ mengenai poligami. blog ini kedepannya menampilkan tema2 yang masih tabu di bicarakan di masyarakat .Tks

Ana said...

Nasr Hamid Abu Zaid itu sudah difatwakan hukum mati oleh kumpulan ulama Al-Azhar di Mesir. Bukan pak Adian yang mengkafirkan. ente ketinggalan berita.

Anonymous said...

nah ternyata situ yang marah2 gak jelas. klo marah2 blognya gak laku dan cuman sedikit ngepostnya... see